Instalasi dan konfigurasi laravel

Posted on Updated on

Instalasi dan Konfigurasi Laravel

Laravel sangat mudah dikonfigurasi untuk mengembangkan sebuah aplikasi. Pada bagian ini akan saya jelaskan apa saja yang harus dipersiapkan untuk memulai menggunakan framework Laravel. Untuk memudahkan pemahaman, saya tidak akan menjelaskan beberapa istilah secara rinci.

Kebutuhan Sistem

Laravel mendukung penggunaa n web server apache dan ngix. Pada buku ini, saya menggunakan web server Apache. Pastikan PHP yang Anda gunakan sudah versi 5.3.7 keatas. Saya sendiri menggunakan MAMP untuk OSX, jika Anda pengguna windows bisa menggunakan XAMPP.

Untuk database Laravel dapat menggunakan database MySQL, PostgreSQL, SQLServer atau SQLite.

Composer

Untuk menginstall laravel kita akan menggunakan composer. Composer adalah aplikasi yang digunakan untuk mengatur package-package dalam mengembangkan sebuah web dengan PHP. Jika dulu, mungkin Anda mengenal yang namanya PEAR, composer tuh mirip-mirip PEAR lah.

Anggaplah kita belum kenal dengan PEAR/Composer. Jika kita akan mengembangkan sebuah aplikasi web dan membutuhkan library untuk user management misalnya ‘UserAuth’ maka kita akan download dari webnya, letakkan di folder tertentu (misalnya library), kemudian me-load dengan require atau include pada class yang kita butuhkan.

Setidaknya ada beberapa masalah dari solusi ini:

  • Bagaimana jika web kita membutuhkan tidak hanya satu library, tapi 40 library? Mau download satu-persatu?
  • Bagaimana jika library UserAuth bergantung dengan library lain? misalnya SessionManager dan SessionManager juga bergantung kepada library Session. Dan seterusnya, dan seterusnya..

Pada Laravel, kita akan menggunakan composer tidak hanya untuk menginstall library, tapi framework Laravel itu sendiri diinstall menggunakan composer.

Untuk memahami composer lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi dokumentasi resmi composer.

Install Composer

Instalasi composer agak berbeda untuk OS *nix (Linux, OSX, dll) dan Windows, saya jelaskan masing-masing:

Windows

Cukup download composer-setup.exe dan jalankan file instalasi.

*nix

Jalankan terminal dan masukkan perintah berikut:

$ curl -sS https://getcomposer.org/installer | php
$ sudo mv composer.phar /usr/local/bin/composer

Penggunaan Composer

Secara default, composer akan menggunakan package yang teregister di packagist.org. Tentunya, kita juga dapat menyiapkan repositori package private menggunakan satis.

Packagist.org

Composer menggunakan file dengan format JSON. JSON merupakan format standar untuk menyimpan data name=>value yang sudah sangat umum digunakan untuk transfer data. Contoh syntax JSON terlihat seperti ini:

{title=”contoh struktur JSON”, lang=”javascript”, lineos=on}

{
    name1 : {
        subname1 : value,
        subname2 : value
    },
    name2 : value
}

Composer menggunakan format json ini pada file bernama composer.json. Berikut contoh isi composer.json :

{title=”composer.json”, lang=”javascript”, lineos=on}

{
    "require": {
        "monolog/monolog": "1.0.*"
    }
}

Sebagaimana terlihat pada syntax diatas, pada bagian require kita masukkan nama package yang kita butuhkan (monolog/monolog) dan versi yang diinginkan (1.0.*).

Install Package

Untuk menginstall package dengan composer, pindahkan file composer.json diatas ke sebuah folder. Lalu jalankan perintah berikut di dalam folder tersebut:

$ composer install

composer install

Perintah diatas akan melakukan instalasi package aplikasi yang kita tulis di bagian require. Setelah dieksekusi strutur folder kita akan berubah:

composer structure

Folder vendor menyimpan package yang dibutuhkan, sebagaimana yang ditulis di bagian require File vendor/autoload.php dapat digunakan untuk mendapatkan fitur autoloading. File composer.lock berfungsi mencatat versi package yang saat ini sedang kita gunakan, jangan hapus/edit file ini, karena perintah composer install bergantung pada file ini.

Update package

Jika package baru telah ditambah pada bagian require atau versi package yang digunakan dirubah, gunakan perintah ini untuk memperbaharui package yang kita gunakan:

$ composer update

Perintah composer lainnya dapat dilihat dengan perintah :

$ composer --help

Atau cek di manual composer.

Instalasi Laravel

Sebagaimana disampaikan di bagian sebelumnya, Laravel diinstall menggunakan composer. Gunakan perintah ini untuk membuat project laravel di folder webapp:

$ composer create-project laravel/laravel --prefer-dist webapp

install laravel part 1

install laravel part 2

Perintah ini akan menginstall framework laravel dan dependency packagenya.

laravel structure

Jika Anda menggunakan OS *nix, instalasi laravel dapat pula dilakukan dengan menggunakan laravel.phar, caranya:

  1. Download Laravel phar{linenos=off}
    $ wget http://laravel.com/laravel.phar
    
  2. Rename file yang telah didownload menjadi laravel{linenos=off}
    $ mv laravel.phar laravel
    
  3. Pindahkan file tersebut ke /usr/local/bin/:{linenos=off}
    $ sudo mv laravel /usr/local/bin/
    
  4. Untuk membuat project laravel, jalan perintah :{linenos=off}
    $ laravel new webapp
    

Konfigurasi

Setelah Laravel terinstall pastikan folder app/storage dapat diakses oleh web server. Cara sederhananya, jalankan perintah ini:

{linenos=off}

$ sudo chmod -R 777 app/storage

Jangan lupa isi juga konfigurasi database Anda (nama database, username, password) di app/config/database.php. Tentunya database harus Anda buat sendiri di aplikasi database yang Anda gunakan.

Menjalankan Web Server

Web yang dikembangkan dengan Laravel dapat diakses menggunakan PHP builtin web server atau virtual host.

PHP builtin web server

Jalankan perintah berikut di folder webapp:

{linenos=off}

$ php artisan serve

Setelah Anda menjalankan perintah diatas, aplikasi laravel dapat diakses di http://localhost:8000. Kekurangan dari PHP Builtin web server adalah ketika terjadi perubahan pada source code, terkadang server harus di restart.

Virtual Host

Menggunakan virtual host, aplikasi dapat diakses dengan url seperti http://webapp.site, http://www.webapp.com, dan sebagainya walupun masih berada di lokal. Saya sendiri lebih sering menggunakan virtualhost ketika mengembangkan web dengan Laravel. Berikut cara membuat virtual host:

MAMP

  1. Menggunakan MAMP Pro, buka menu Hosts
  2. Klik tombol [+]
  3. Isi bagian Server name dengan url yang kita inginkan
  4. Isi Disk Location dengan alamat folder public di webapp
  5. Klik Apply
  6. Klik Start untuk merestart server apache.

Setup VirtualHost di MAMP PRO

XAMPP

  1. Buka file hosts yang ada di alamat C:\WINDOWS\system32\drivers\etc\hosts
  2. Di bagian paling bawah tambahkan alamat IP Address localhost 127.0.0.1 dan nama domain yang dibuat misalnya webapp.site{title=”C:\WINDOWS\system32\drivers\etc\hosts”, linenos=on}
    ....
    127.0.0.1    webapp.site
    ....
    
  3. Buka file httpd.conf yang ada di alamat C:\xampp\apache\conf\httpd.conf
  4. Cari bagian Directory, jika aplikasi kita berada di C:/xampp/htdocs/webapp isi seperti ini{title=”C:\xampp\apache\conf\httpd.conf”, linenos=on}
    <Directory "C:/xampp/htdocs/webapp/public">
      Options Indexes FollowSymLinks Includes ExecCGI
      AllowOverride All
      Order allow,deny
      Allow from all
      Require all granted
    </Directory>
    
  5. Buka file httpd-vhosts.conf yang ada di alamat C:\xampp\apache\conf\extra
  6. Tambahkan setingan di bawah ini untuk membedakan website yang dipanggil dengan localhost dan website yang dipanggil dengan virtual host{title=”C:\xampp\apache\conf\extra\httpd-vhosts.conf”, lineos=on}
    NameVirtualHost *:80
    
    #VirtualHost untuk webapp.site
    
    <VirtualHost *:80>
      DocumentRoot C:/xampp/htdocs/webapp/public
      ServerName webapp.site
    </VirtualHost>
    
    #Untuk localhost yang biasa
    
    <VirtualHost *:80>
      DocumentRoot C:/xampp/htdocs
      ServerName localhost
    </VirtualHost>
    
  7. Restart Apache pada XAMPP Control Panel dengan klik tombol stop kemudian klik tombol start.

Setelah berhasil, Anda dapat mengakses aplikasi di http://webapp.site.

Berhasil setup virtualhost

Ringkasan

1. Saya harap Anda telah dapat memahami:

  • Penggunaan composer untuk development php modern
  • Instalasi laravel
  • Konfigurasi virtualhost

2. Jika belum bisa maka download file zip berikut, kemudian ektrak. copy kan file tersebut ke folder utama server. seperti c:/xampp/htdocs/laravelmaster/ <— dengan asumsi VPS dgn domain laravelmaster.com berlokasi disana

link : http://www.4shared.com/zip/e-xtT2pEce/laravelmaste20141107r.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s